Tujuan Sriwijaya Menguasai Tanah Genting Kra
Tanah genting kra sering digunakan oleh para pedagang untuk menye berang dari perairan laut hindia ke laut cina selatan untuk menghindari persinggahan di pusat kerajaan sriwijaya. Pada abad ke 8 sriwijaya telah berhasil menguasai semenanjung malaka dan tanah genting kra.
Di samping itu sriwijaya juga berhasil menguasai daerah indonesia sebelah barat semenanjung melayu dan bagian selatan filipina.
![](https://www.sejarahindonesia.web.id/wp-content/uploads/2017/09/Kerajaan-Sriwijaya.jpg)
Tujuan sriwijaya menguasai tanah genting kra. Kearajaan mataram lama dibangun kembali oleh empu sendok di jawa timur. Tanah genting kra sering dipergunakan oleh para pedagang untuk menyeberang dari perairan lautan hindia ke laut cina selatan untuk menghindari persinggahan di pusat kerajaan sriwijaya. Kerajaan siam memperluas kekuasaannya ke arah selatan dengan menguasai daerah daerah di semenanjung malaka termasuk tanah genting kra. Prasasti ligor 775 m ditemukan di tanah genting kra ligor. Menyebutkan tentang ibukota ligor dengan tujuan untuk mengawasi pelayaran dan perdagangan di selat malaka. Maka dalam abad ke 7 m kerajaan sriwijaya telah berhasil menguasai kunci kunci jalan perdagangan yang penting seperti selat sunda selat bangka selat malaka dan laut jawa bagian barat. Pada akhir abad ke 8 m kerajaan sriwijaya telah berhasil menguasai seluruh jalur perdagangan di asia tenggara baik yang melalui selat malaka selat karimata dan tanah genting kra. Yang menunjukkan penguasaan kerajaan sriwijaya atas daerah jambi. Pada abad ke 8 m perluasan kerajaan sriwijaya ditujukan ke arah utara yaitu menduduki semenanjung malaya dan tanah genting kra. Penguasa malayu dharmawira memerdekakan diri dari pemerintahan pusat sriwijaya yang kala itu dipercaya berada di chaiya. 1088 m perpecahan sriwijaya.
Adapun tujuan sriwijaya untuk menguasai tanah genting kra ialah 6. Tanah genting kra menandai batasan antara dua bagian dari cordillera pusat pegunungan yang dimulai dari tibet ke seluruh semenanjung malay. Dharmawira menguasai sumatra dan kepulauan riau sementara manabharana menguasai semenanjung malaya dan tanah genting kra. Bagian selatan dipanggil rantai phuket bagian utara adalah rantai tenasserim yang berkelanjutan sepanjang 400 km sampai pass tiga pagoda. Daerah lain yang menjadi kekuasaan sriwijaya diantaranyatulang bawang yang terletak di daerah lampung dan daerah kedah yang terletak di pantai barat semenanjung melayu untuk mengembangkan usaha perdagagan dengan india. Tanah genting kra sering dipergunakan oleh para pedagang untuk menyeberang dari perairan lautan hindia ke laut cina selatan untuk menghindari persinggahan di pusat kerajaan sriwijaya. Kerajaan sriwijaya mencapai puncak kejayaannya ketika diperintah oleh raja. Sriwijaya menguasai dan mengontrol seluruh jalur perdagangan di asia tenggara baik yang melalui selat sunda malaka karimata dan tanah genting kra. Pendudukan terhadap tanah genting kra bertujuan untuk menguasai jalur perdagangan antara cina dan india. Prasati karang berahi 686 m ditemukan di pedalaman jambi di tanah genting kra ligor. Faktor politik kedudukan kerajaan sriwijaya makin terdesak karena munculnya kerajaan kerajaan besar yang juga memiliki kepentingan dalam dunia perdagangan seperti kerajaan siam di sebelah utara.
Inilah pembahasan lengkap terkait tujuan sriwijaya menguasai tanah genting kra. Admin blog Daftar Tujuan 2019 juga mengumpulkan gambar-gambar lainnya terkait tujuan sriwijaya menguasai tanah genting kra dibawah ini.
Sekian penjelasan yang bisa admin berikan mengenai tujuan sriwijaya menguasai tanah genting kra. Terima kasih telah berkunjung ke blog Daftar Tujuan 2019.
Komentar
Posting Komentar